Dengan kemajuan nanoteknologi, penerapan material nano dalam pembuatan peralatan pencampuran menjadi tren baru di industri. Tim peneliti Institut Teknologi Massachusetts baru-baru ini mengembangkan bahan pelapis nano berbasis graphene yang secara signifikan dapat meningkatkan ketahanan aus dan korosi pada peralatan pencampur, dan masa pakai dapat ditingkatkan lebih dari 50%. Selain itu, bahan nano-keramik yang dikembangkan oleh Fraunhofer Institute di Jerman juga dapat digunakan untuk memproduksi bilah pencampur berkekuatan tinggi dan ringan, yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja peralatan pencampur secara signifikan. Pakar industri memperkirakan bahwa bahan nano memiliki prospek penerapan yang luas di bidang peralatan pencampuran dan diharapkan membawa titik pertumbuhan baru bagi industri.